AJN - SIGLI, Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS bersama personel Polres Pidie melaksanakan kegiatan gotong royong dan pembersihan di Meunasah Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan 14 personel Tim Pembersihan Pascabencana Polres Pidie serta 21 mahasiswa STIK Angkatan 83.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan membersihkan lumpur, tanah, dan sampah sisa banjir yang menggenangi halaman Meunasah. Selain itu, dilakukan pengangkutan material lumpur ke tempat pembuangan serta perapian dan penataan kembali area sekitar agar dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.
Berbagai peralatan digunakan dalam kegiatan tersebut, antara lain gerobak dorong (wheelbarrow), cangkul, sekop, serta perlengkapan keselamatan seperti sarung tangan dan sepatu boot.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi bencana.
“Gotong royong ini adalah wujud kepedulian dan respons Polres Pidie bersama adik-adik mahasiswa STIK dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir.
Kami ingin memastikan fasilitas ibadah seperti Meunasah dapat kembali bersih dan digunakan dengan nyaman oleh warga,” ujar AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.
Ia juga menambahkan bahwa lembaga pendidikan, khususnya STIK, mampu menumbuhkan semangat pengabdian serta kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Hasil dari kegiatan tersebut, area halaman Meunasah Gampong Tiba Mesjid kini telah bersih dari lumpur dan sampah, sehingga kembali aman dan nyaman digunakan untuk aktivitas ibadah maupun kegiatan masyarakat lainnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Pidie bersama mahasiswa STIK dalam mengimplementasikan semangat Polri Presisi yang responsif dan humanis dalam melayani masyarakat.


