AJN - BANDA ACEH, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, terus memacu berbagai upaya pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di wilayah ini. Setelah sebelumnya berfokus pada optimalisasi serta rehabilitasi lahan sawah dan pengembangan hortikultura, kali ini perhatian diarahkan untuk memperkuat sektor perkebunan.
Bekerja sama dengan Direktorat Perbenihan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh menggelar Bimbingan Teknis bagi 45 orang Petugas Pengawas Benih Tanaman. Kegiatan yang berlangsung di Aula Unit 1 Distanbun Aceh ini dilaksanakan pada 28–29 Juli 2026.
Kegiatan ini disiapkan khusus untuk mendukung pelaksanaan program pemulihan pascabencana yang digagas Menteri Pertanian, khususnya pada sektor perkebunan. Sebagaimana diketahui, Kementerian Pertanian akan menyalurkan bantuan jutaan bibit unggul meliputi kopi, kakao, kelapa, hingga karet melalui Satuan Kerja Pusat dan Balai terkait di lingkungan Kementerian.
“Karena itu, kita harus menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga memahami tata administrasi dan peraturan yang berlaku. Agar seluruh program dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujar Azanuddin Kurnia saat memberikan arahan.
Ia juga mengajak seluruh petugas untuk bekerja dengan semangat, ikhlas, cerdas, dan tuntas. “Karya nyata kalian sangat ditunggu masyarakat, terutama pekebun yang terdampak bencana. Pemulihan harus kita percepat, agar mereka segera beraktivitas kembali, ekonomi daerah menggeliat, dan pada akhirnya kesejahteraan petani dapat bangkit kembali,” tambahnya.
Azanuddin Kurnia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Perbenihan Ditjenbun serta Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan atas terselenggaranya kegiatan ini, serta berterima kasih kepada seluruh narasumber yang telah berbagi wawasan.
Sementara itu, Kepala UPTD BBHTPP yang juga merangkap Plt. Kepala UPTD BPSB Distanbun Aceh, Ahmad Zaini, SP, M.Si., menjelaskan bahwa seluruh Petugas Pengawas Benih Tanaman di lingkungan UPTD BPSB diarahkan untuk mengikuti kegiatan ini.
“Bimtek ini sangat penting untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas di lapangan, sekaligus mempererat silaturahmi dan kekompakan antar petugas yang bertugas baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Aceh,” ungkap Ahmad Zaini.
Lebih lanjut ia menegaskan, Petugas Pengawas Benih Tanaman merupakan ujung tombak dalam pengawasan dan sertifikasi benih untuk komoditas tanaman pangan, hortikultura, maupun perkebunan. Dengan bekal pemahaman yang mumpuni, diharapkan setiap benih dan bibit yang beredar di masyarakat benar-benar telah melalui proses seleksi ketat sesuai aturan yang berlaku.


