AJN - BANDA ACEH, Memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar upacara peringatan sekaligus penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi ratusan pegawai. Kegiatan berlangsung di halaman Gedung Kantor Pusat Administrasi USK, Senin pagi, 17 Agustus 2026.
Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., memimpin upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.
Tahun ini, sebanyak 218 pegawai menerima anugerah tersebut — terdiri dari 167 dosen dan 51 tenaga kependidikan. Penghargaan ini bentuk pengakuan negara atas kesetiaan, pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan kedisiplinan mereka selama belasan hingga puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan tinggi.
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 15 perwakilan penerima. Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., turut menyematkan Satyalancana Karya Satya masa pengabdian 30 Tahun kepada Rektor USK. Selanjutnya, Rektor menyematkan penghargaan kepada para perwakilan dosen dan tendik.
Dalam amanatnya, Prof. Mirza Tabrani mengaitkan usia ke-81 Republik Indonesia dengan panggilan moral bagi kaum intelektual untuk menjaga konsistensi kerja nyata.
“Kemerdekaan bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momentum merefleksikan seberapa besar andil kita mengisinya. Pengabdian yang dianugerahkan hari ini adalah bukti sivitas akademika USK hadir sebagai solusi bagi kemajuan pendidikan, khususnya di Aceh dan Indonesia,” ujar Rektor.
Ia berharap penghargaan ini menjadi pendorong motivasi bagi seluruh warga kampus untuk terus meningkatkan profesionalisme.
“Semoga anugerah ini meneguhkan komitmen kita mengemban tridharma perguruan tinggi dengan integritas lebih tinggi, membawa USK terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.


