AJN - BANDA ACEH, BENDERA Onthelis Onthelista Indonesia (OOI), yang merupakan organisasi induk komunitas pesepeda onthel secara nasional, sudah berkibar di Aceh. Ini, seiring ditetapkan SK oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP-OOI) tentang kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW-OOI) Provinsi Aceh periode 2026 - 2031.
DPW-OOI Aceh dipimpin Slamet Riyadi sebagai ketua, dengan sekretaris dan bendahara masing-masing H Zamzami dan H Johan Arifin SE.
SK bernomor 029/SK-DPP/OOI/IX/2026 tanggal 1 September 2026 ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Umum DPP-OOI, masing-masing Azis Aris Munandar dan Ansori Toyib.
Sebelum adanya OOI pada pertengahan 2026, komunitas pesepeda onthel berinduk ke organisasi Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti). Bahkan, Kosti juga menjadi perwakilan organisasi sepeda tua internasional untuk Indonesia, di bawah bendera International Veteran Cycle Associations (IVCA). Kosti juga melakukan pertemuan internasional secara berkala di berbagai negara dalam event sepeda tua (onthel). Event terbesar IVCA pernah dilangsungkan di Inggris, 1981.
Di Indonesia, event IVCA pernah berlangsung Parade Sepeda Dunia di Denpasar Bali, 15 April 2018. Parade itu dilepas langsung Presiden IVCA, Dirk van Luchem. Diikuti 30 negara dengan 8.000 peserta asal Indonesia dan 200 dari luar negeri, sebagaimana disampaikan Ketua Panitia IVCA 2018 Bambang Waluyojati ketika itu, dan dikutip _Times Indonesia._
Event IVCA lainnya di Indonesia, dilaksanakan Rally IVCA ke-44 di Candi Prambanan dan Sewu Jawa Tengah 20 - 24 Mei 2026 yang dihadiri 40 negara dengan peserta mencapai 9.000 orang.
Menariknya, para peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri ini memakai pakian khas kebangsaan masing-masing. Jika perserta dari Indonesia menggunakan sepeda tua yang rata-rata keluaran pada era zaman kolonial Belanda. Berbeda dengan para peserta dari belahan negara lainnya dengan menggunakan sepeda tua Penny Farthing, yakni jenis sepeda yang roda depannya besar dan roda belakanggnya jauh lebih kecil.
Demikian dikatakan Humas dan Kerjasama OOI DPW Aceh, Drs H Nurdin F Joes MM kepada media ini.
Kini, organisasi OOI dengan moto "Satu Sepeda, Satu Rasa, Semua Saudara" baik DPW maupun DPD telah terbentuk di sejumlah wilayah. Tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, dan daerah lainnya.
Khusus untuk provinsi tanah rencong, tercatat baru terbentuk DPW, dan mendapatkan amanah DPP untuk membentuk organisasi serupa sebagai DPD OOI di kabupaten/kota se-Aceh.
Geliat OOI semakin terasa di masyarakat dengan hadirnya berbagai event sepeda onthel di beberapa daerah di Pulau Jawa, antara lain di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Di Sumatera, OOI wilayah Lampung semakin menampakkan ke-OOI-annya, baik level provinsi maupun kabupaten/kota.
Nurdin F Joes yang juga mantan Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Aceh dan Ketua Komunitas Sepeda Onthel Garie Awak Awai (GAA) Koetaradja Banda Aceh 2016 - 2020 dan kini menjadi Ketua Persaudaraan Pesepeda Warga Onthelis (Prewel) Aceh sejak 2020, menambahkan, debut OOI perdana secara nasional yang menyatukan satu semangat, satu tekad, dan terbingkai dalam mahapersaudaraan pesepeda tua Indonesia akan dilaksanakan event Jambore Onthel Nasional Semarang (Jon'S-2026), 17 - 18 Oktober 2026 mendatang dengan titik acara Taman Sleko kawasan kota lama Semarang, Jawa Tengah. Diperkirakan, ribuan onthelis akan menghadiri event nasional tersebut. [ ]


