AJN - BANDA ACEH, Membangun sinergi dan keterbukaan menjadi fokus utama Kejaksaan Tinggi Aceh saat mengundang para perwakilan media massa untuk silaturahmi di Aula Kejati Aceh, Selasa (1/9/2026). Pertemuan ini sekaligus menjadi momen pemaparan capaian kinerja Kejati Aceh sepanjang delapan bulan pertama di tahun 2026.
Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Teuku Rahmatsyah, SE., MH., M.Kn., menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat adalah aset paling mendasar yang harus terus dijaga dan dipulihkan melalui kinerja yang transparan dan akuntabel.
“Kita tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan dan pengawasan masyarakat. Di sinilah peran media sangat penting sebagai jembatan informasi yang jujur dan berimbang,” ujarnya.
Kajati Rahmatsyah juga menegaskan bahwa keterbukaan bukan sekadar janji, melainkan harus diwujudkan dalam setiap langkah penanganan perkara dan pelayanan informasi publik.
Ia berharap hubungan antara Kejaksaan dan awak media semakin erat dan saling mendukung demi kebaikan masyarakat Aceh.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri oleh Wakil Kajati Aceh Erry Pudyanto Marwantono, SH., MH., Kasi Intel Kejati Aceh Sofyan, SH., MT., Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, Ketua IWO ( Ikatan Wartawan Online ) Aceh, Ketua SPS Aceh dan Organisasi media lainnya serta puluhan pimpinan redaksi dan jurnalis dari berbagai media cetak, daring, dan penyiaran.
Para awak media menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan harapan agar akses informasi terkait perkara hukum dan kebijakan Kejaksaan semakin terbuka, transparan, dan cepat.
Acara berakhir dengan foto bersama, berharap sinergi yang terjalin membawa kebaikan bagi penegakan hukum dan kemajuan Aceh.



