terkini

Iklan

Pj. Sekda Aceh Wakili Gubernur pada Pembukaan Rakernas XX BEM SI 2026, Mahasiswa Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Zulfitri ( Admin )
19 Oktober 2026, 20.24 WIB Last Updated 2026-10-19T13:24:32Z

 



AJN - BANDA ACEH, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Aceh, Taufik, ST, M.Si., mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XX Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Tahun 2026, Senin (19/10/2026).


Dalam sambutan Gubernur Aceh yang disampaikan pada kegiatan tersebut, Mualem menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai kekuatan intelektual, penjaga kualitas demokrasi, sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat.


Atas nama Pemerintah Aceh, Gubernur menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Rakernas XX BEM SI di Bumi Serambi Mekkah. Ia juga mengapresiasi DEMA UIN Ar-Raniry yang telah mengambil peran dalam menyelenggarakan forum nasional tersebut.


Mualem menekankan bahwa mahasiswa bukan sekadar bagian dari masyarakat yang menyaksikan perubahan, melainkan juga kekuatan intelektual yang dapat memberikan arah bagi perubahan itu sendiri.


Karena itu, gerakan mahasiswa diharapkan terus menjaga tradisi berpikir kritis, berani menyampaikan kebenaran, serta mampu menghadirkan gagasan yang jernih dan solutif. Aspirasi yang disampaikan hendaknya disertai kajian dan solusi yang berlandaskan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan masyarakat.


Dengan demikian, mahasiswa dapat terus menjalankan perannya sebagai kekuatan moral dan intelektual yang turut menjaga kualitas demokrasi serta mendorong kemajuan bangsa.


Gubernur Aceh juga menyoroti pentingnya ketahanan masyarakat atau resiliensi akar rumput agar hasil pembangunan dapat dirasakan hingga lapisan masyarakat paling bawah.


Bagi Aceh, hal tersebut sangat relevan, terutama dalam mempercepat pemulihan pascabencana, memperkuat pendidikan, membuka kesempatan ekonomi, serta menjaga lingkungan hidup. Dalam berbagai agenda tersebut, mahasiswa diharapkan hadir sebagai penggerak kepedulian, mitra pemikiran, sekaligus pengawas sosial yang konstruktif.


* Pemerintah Aceh Terbuka terhadap Aspirasi Mahasiswa *


Pemerintah Aceh memandang mahasiswa sebagai mitra strategis pembangunan. Keterbukaan terhadap aspirasi, kesediaan menerima kritik, serta kemauan untuk terus memperbaiki kebijakan merupakan bagian penting dalam mewujudkan Aceh yang lebih baik.


Mualem mengajak mahasiswa untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Aceh. Berbagai gagasan, masukan, serta inisiatif mahasiswa yang bertujuan menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama membangun Aceh.


Pemerintah Aceh juga terbuka memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan memperoleh pengalaman melalui program magang di lingkungan perangkat daerah, sesuai kebutuhan, ketentuan, dan mekanisme yang berlaku.


Selain itu, Pemerintah Aceh siap mendorong kegiatan mahasiswa yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat, baik di bidang pendidikan, sosial, kewirausahaan, lingkungan, kebudayaan, maupun pengembangan kepemimpinan generasi muda.


Gubernur Aceh berharap Rakernas XX BEM SI menjadi momentum untuk memperkuat persatuan gerakan mahasiswa, menyusun program kerja yang terarah, serta merumuskan rekomendasi yang berpihak pada kepentingan rakyat.


Kepada seluruh peserta, Mualem berpesan agar menjadi generasi yang teguh memegang prinsip, luas wawasan, santun dalam bertutur, serta bijaksana dalam bertindak.


Ia berharap Rakernas XX BEM SI Tahun 2026 menghasilkan pemikiran dan keputusan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pj. Sekda Aceh Wakili Gubernur pada Pembukaan Rakernas XX BEM SI 2026, Mahasiswa Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Terkini