AJN - BANDA ACEH, Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda Universitas Syiah Kuala (USK) di kancah internasional. Tim mahasiswa dari Departemen Informatika yang beranggotakan Abdan Syakura Bin Yasir, Virzi Mayhand Syahputra, Ahmad Hanif, dan Fadhlurrahman Alaudin berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi Gold Award (Medali Emas) dalam ajang 10th World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026.
Kompetisi inovasi internasional ini diselenggarakan oleh Malaysian Invention and Design Society (MINDS) pada 18–19 Mei 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia. Di bawah bimbingan dosen Fathia Sabrina, S.T., M.Inf.Tech., tim USK menyuguhkan karya inovatif bertajuk "SIAGAKITA".
Inovasi SIAGAKITA hadir sebagai platform respon darurat berbasis aplikasi (mobile-based emergency response ecosystem) yang mengintegrasikan pelaporan berbasis GPS, pelacakan bantuan secara real-time, koordinasi multi-aktor, dan rekam medis pengguna untuk meningkatkan efektivitas penanganan situasi darurat di daerah tujuan wisata serta kawasan rawan bencana.
Karya yang komprehensif dan berdampak sosial tinggi ini sukses memukau para juri internasional, sehingga tim USK layak dinobatkan sebagai penerima Medali Emas pada ajang bergengsi tersebut. Satu lagi nama Provinsi Aceh menjadi kebanggaan NKRI dikancah internasional melalui jalur pendidikan Universitas Syiah Kuala . (***)


