terkini

Iklan

Integrasikan Ilmu Medis dan Nilai Islam, UIN Ar-Raniry Siap Hadirkan Pendidikan Dokter Berkualitas

Zulfitri ( Admin )
31 Juli 2026, 16.00 WIB Last Updated 2026-07-31T09:00:36Z

 



AJN - BANDA ACEH, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kini berada di tahap penentuan pembukaan Program Studi Kedokteran Sarjana serta Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. Kampus menargetkan menerima mahasiswa baru mulai tahun ini, setelah menjalani evaluasi lapangan resmi dari Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kamis (30/7/2026).

 

Kegiatan evaluasi berlangsung secara hibrida dengan pusat kegiatan di Auditorium Prof Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry. Tahapan ini menjadi syarat utama sebelum izin operasional diterbitkan. Tim penilai memeriksa secara menyeluruh kesiapan universitas, meliputi kelengkapan dokumen akademik, penyusunan kurikulum, ketersediaan sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga kesiapan rumah sakit pendidikan pendukung.

 

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, menyatakan seluruh persyaratan telah disiapkan secara serius sesuai standar nasional yang berlaku.


“Alhamdulillah, berkat dukungan seluruh sivitas akademika, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie, serta Pemerintah Kota Banda Aceh, seluruh instrumen, dokumen, tenaga pengajar, fasilitas fisik, dan sarana pendukung telah kami persiapkan sebaik mungkin,” ujarnya.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan, pendirian fakultas kedokteran bukan sekadar penambahan program studi, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pembangunan kesehatan di Aceh, Dikutip dari Warta Ar-Raniry.


“Kami ingin melahirkan dokter yang tidak hanya unggul secara keilmuan medis, tetapi juga memiliki integritas, etika luhur, kepekaan sosial, dan nilai-nilai keislaman yang kuat, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna bagi masyarakat,” tegas Mujiburrahman.

 

Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry nantinya akan memiliki keunggulan khas, yakni pengembangan bidang promotif dan preventif penyakit pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang menggabungkan ilmu kedokteran dengan nilai-nilai ajaran Islam. Kehadiran fakultas ini juga bertujuan menjawab tantangan kekurangan tenaga dokter yang masih terjadi di berbagai wilayah Aceh.

 

Pemerintah Aceh memberikan dukungan penuh atas rencana tersebut. Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, menilai pendirian fakultas kedokteran sebagai investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi kesejahteraan masyarakat.


“Ini bukan sekadar penambahan program studi, melainkan investasi strategis bagi masa depan kesehatan Aceh,” ungkap Nasir.

 

Pemerintah Aceh telah menyiapkan dukungan nyata berupa hibah lahan seluas sekitar 30 hektare untuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan UIN Ar-Raniry, serta menghibahkan aset beserta seluruh sarana prasarana Akademi Keperawatan untuk memperkuat infrastruktur pendidikan kesehatan di kampus tersebut.

 

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, menambahkan persiapan akademik telah dilakukan secara matang. Mulai dari penyusunan kurikulum berbasis kompetensi, penguatan kapasitas tenaga pengajar, penyiapan jejaring rumah sakit pendidikan, hingga penyusunan visi keilmuan yang mengacu pada standar nasional pendidikan kedokteran. Kurikulum yang disusun juga telah melalui proses perbandingan dan penyelarasan dengan sejumlah fakultas kedokteran ternama di Indonesia dan Malaysia.

 

“Kehadiran fakultas ini menghadirkan model pendidikan kedokteran yang menjawab kebutuhan masyarakat Aceh melalui pendekatan promotif, preventif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” jelas Yasir.

 

Apabila izin operasional segera diterbitkan, UIN Ar-Raniry berencana membuka pendaftaran mahasiswa baru Fakultas Kedokteran pada Agustus 2026.

 

Kegiatan evaluasi lapangan turut dihadiri Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Mukhamad Najib, Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Dr. Rizal Munadi, jajaran pimpinan UIN Ar-Raniry, perwakilan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai perguruan tinggi pengampu, serta perwakilan rumah sakit pendidikan dan puskesmas mitra.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Integrasikan Ilmu Medis dan Nilai Islam, UIN Ar-Raniry Siap Hadirkan Pendidikan Dokter Berkualitas

Terkini