terkini

Iklan

5.183 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikuti PBAK 2026

Zulfitri ( Admin )
24 Agustus 2026, 23.15 WIB Last Updated 2026-08-24T16:15:43Z

 



AJN - BANDA ACEH, Sebanyak 5.183 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027.


PBAK 2026 mengusung tema “Membentuk Mahasiswa UIN Ar-Raniry yang Berkarakter, Berbudaya Akademik dan Berdaya Saing Global”. Kegiatan dibuka melalui Senat Terbuka di Lapangan Bola UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (24/8/2026).


Rapat senat terbuka tersebut dibuka Ketua Senat UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Nazaruddin AW MA. PBAK berlangsung secara blended, yakni daring dan luring selama empat hari, 24-27 Agustus 2026.


Pelaksanaan PBAK dibagi dalam dua tahap. Hari pertama dan kedua berlangsung di tingkat universitas, sedangkan hari ketiga dan keempat dilanjutkan di tingkat fakultas dan program studi.


Dalam arahannya yang disampaikan melalui Pelaksana Harian (Plh) Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Khairuddin SAg MAg, Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menyambut mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar kampus.


Menurut Mujiburrahman, mahasiswa baru merupakan orang-orang terpilih yang telah melewati proses seleksi yang kompetitif. Memasuki perguruan tinggi, kata dia, menjadi fase penting dalam perjalanan intelektual mahasiswa.


“Memasuki dunia perguruan tinggi menandai transisi penting dari jenjang sekolah menengah menuju kawah candradimuka intelektual,” demikian pesan Rektor dalam sambutannya.


Ia mengatakan status sebagai mahasiswa membawa tanggung jawab moral, intelektual, dan sosial yang lebih besar. Mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi konsumen pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi produsen pengetahuan, pemikir kritis, dan pemecah masalah bagi berbagai persoalan bangsa.


Karena itu, PBAK diarahkan menjadi jembatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal nilai-nilai dasar kampus, etika akademik, tradisi riset, serta kebebasan mimbar akademik yang bertanggung jawab.


Mujiburrahman juga menegaskan PBAK harus berlangsung secara inklusif, humanistis, dan bermartabat serta bebas dari perundungan, kekerasan fisik, dan tindakan destruktif lainnya.


Ia meminta mahasiswa baru memegang tiga pilar utama karakter mahasiswa.


Pertama, keunggulan akademik dan kebebasan berpikir kritis. Mahasiswa didorong menguasai bidang keilmuan masing-masing dengan memanfaatkan jurnal ilmiah, perpustakaan, dan laboratorium serta membiasakan diri berpikir sistematis dan berbasis data.


Kedua, integritas moral dan moderasi beragama. Mahasiswa diminta menjadikan nilai-nilai Islam Rahmatan lil ‘Alamin dan wawasan kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan akademik maupun sosial.


Ketiga, kepemimpinan sosial dan keaktifan berorganisasi. Mahasiswa didorong terlibat dalam organisasi kemahasiswaan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta kegiatan pengabdian masyarakat untuk mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama, negosiasi, dan kepemimpinan.


Rektor juga mengingatkan mahasiswa agar mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, analisis data besar, dan otomatisasi.


Mahasiswa, kata dia, tidak cukup hanya menguasai disiplin ilmu utama. Mereka juga perlu memperkuat literasi digital, kemampuan bahasa asing, serta pemahaman kewirausahaan.


“Gunakanlah media sosial dan teknologi digital secara bijak. Jadilah agen perubahan yang menyebarkan narasi positif, inovasi, dan karya ilmiah,” pesan Rektor.


Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mursyid Djawas MHI, dalam laporan kegiatan menyebut PBAK 2026 diikuti 5.183 mahasiswa baru.


Fakultas Tarbiyah dan Keguruan menjadi fakultas dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 1.641 mahasiswa. Disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 933 mahasiswa dan Fakultas Syariah dan Hukum 822 mahasiswa.


Selanjutnya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 605 mahasiswa, Fakultas Sains dan Teknologi 468 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan 199 mahasiswa, Fakultas Psikologi 197 mahasiswa, Fakultas Adab dan Humaniora 175 mahasiswa, serta Fakultas Ushuluddin dan Filsafat 143 mahasiswa.


Materi PBAK mencakup pengenalan budaya akademik dan kesejahteraan mahasiswa, wawasan kebangsaan, profil dan arah pengembangan UIN Ar-Raniry, pembentukan akhlakul karimah, kode etik mahasiswa, hingga pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.


Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai layanan dan sistem akademik kampus, antara lain beasiswa dan kesehatan, International Office, Ma’had Al-Jami’ah, penggunaan Sevima, sistem perkuliahan, peran penasihat akademik, magang, praktikum, Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM), serta Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).


Selain unsur internal universitas, PBAK menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Detasemen Khusus 88 Polri, dan Grab.


Rangkaian PBAK 2026 dijadwalkan ditutup dengan khataman Alquran secara berjamaah oleh mahasiswa baru sebanyak enam kali khataman, zikir bersama, serta ikrar untuk menaati Allah, Rasulullah, orang tua, guru, dan dosen.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • 5.183 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikuti PBAK 2026

Terkini